Pengimbasan dan Berbagi Praktik Baik Penyelenggaraan SSK SMP Negeri 1 Wadaslintang
Wadaslintang, 21 Juli 2026 - SMP Negeri 1 Wadaslintang menyelenggarakan kegiatan
Pengimbasan dan Berbagi Praktik Baik Penyelenggara SSK pada Selasa, 21 Juli
2026, bertempat di Laboratorium IPA SMP Negeri 1 Wadaslintang. Kegiatan ini
diikuti oleh kepala sekolah dan guru pengelola SSK dari jenjang SMP
se-Kecamatan Wadaslintang, Kaliwiro, dan Sapuran.
Dalam
sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan pentingnya penguatan Program Sekolah
Siaga Kependudukan (SSK) sebagai upaya membangun karakter, kepedulian, dan
pengetahuan peserta didik mengenai isu kependudukan dan kesehatan remaja.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa
kegiatan SSK dilaksanakan berbasis integrasi dengan program sekolah yang sudah
berjalan.
Materi
inti kegiatan disampaikan oleh Siti Masrifah, S.Pd., guru sekaligus anggota Tim
SSK SMP Negeri 1 Wadaslintang yang memaparkan pengelolaan SSK di SMP Negeri 1
Wadaslintang secara menyeluruh, mulai dari landasan hukum hingga praktik
pelaksanaannya di sekolah. Dipaparkan bahwa penyelenggaraan SSK di SMP Negeri 1
Wadaslintang memiliki landasan hukum yang kuat, di antaranya Keputusan Menteri
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 41/KEP/D3/2025 tentang
Penetapan Sekolah Siaga Kependudukan dengan Kriteria Paripurna Tahun 2024,
Keputusan Bupati Wonosobo Nomor 400.13.1/2010/2024 tentang Penetapan Sekolah
Siaga Kependudukan Kabupaten Wonosobo, serta Piagam Penghargaan Menteri
Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 504/PD.04/D3/2025. Sebagai
tindak lanjut, sekolah menetapkan kebijakan berupa kurikulum yang terintegrasi
dengan SSK dan penerbitan SK Tim Pengelola SSK.
Salah
satu keunggulan yang dibagikan adalah bagaimana materi SSK diintegrasikan ke
dalam mata pelajaran. Ketiga isu utama SSK, yaitu Generasi Berencana (GenRe),
pencegahan child grooming, dan perlindungan digital, turut diselipkan dalam
berbagai mata pelajaran agar peserta didik memahami cara merencanakan masa
depan, mengenali modus manipulasi orang dewasa terhadap anak, serta menjaga
keamanan diri di dunia maya.
Selain
diintegrasikan dalam pembelajaran, nilai-nilai SSK juga dihidupkan melalui
kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Bola Voli, Karawitan, Sinematografi,
dan PMR (Palang Merah Remaja), sehingga penguatan karakter dan kesiapsiagaan
kependudukan berjalan beriringan dengan pengembangan bakat dan minat siswa.
Penguatan
program SSK juga dilakukan melalui kegiatan seperti pelatihan PIK-Remaja,
sosialisasi kesehatan remaja, sosialisasi pencegahan NAPZA, sosialisasi jajanan
sehat, kampanye pencegahan bullying dan kekerasan seksual, screening kesehatan,
hingga pengimbasan ke sekolah lain disertai monitoring dan evaluasi berkala.
Keterlibatan
orang tua menjadi bagian penting dari program ini, diwujudkan lewat kegiatan
parenting yang menghadirkan narasumber terkait, “GEMAR”(Gerakan Ayah Mengambil
Rapor), sosialisasi jurnal KAIH “Stasiun”, serta penguatan peran orang tua
dalam pendampingan belajar anak di rumah.
Sekolah
juga memperkenalkan sejumlah inovasi unggulan, yaitu Praja Kencana (Pramuka
Jago Kelola Diri, Keren dan terencana), Laras Lantunan Irama SSK), Gending
Healing, Pohon SSK, dan Duta GenRe, yang dikemas melalui kegiatan lapangan,
kesenian tradisional seperti karawitan, hingga media kreatif bagi siswa untuk
menyalurkan pemahaman tentang kependudukan dan kesehatan reproduksi remaja.
Untuk
memperluas jangkauan dan dampak program, SMP Negeri 1 Wadaslintang aktif
mempublikasikan kegiatan SSK melalui gravity/mural, banner/poster, mading,
media sosial, YouTube, buletin sekolah, website, hingga media massa cetak dan
digital.
Berbagai
capaian yang berkaitan dengan SSK pun telah diraih, di antaranya predikat
Sekolah Penyelenggara SSK Terbaik Tahun 2025, Sekolah Penyelenggara SSK
Paripurna, Sekolah Penyelenggara SSK Terbaik Tahun 2026, Juara II Lomba Inovasi
Program Sekolah Tingkat Kabupaten, penghargaan Kepala Sekolah Inspiratif dalam
Penyelenggaraan Sekolah Inklusif, Juara III Lomba Video Pendek bertema
Perlindungan Digital, Juara 1 Lomba Dakwah Digital Tingkat Kabupaten, serta
Juara III Lomba Resensi Buku bertema Emansipasi Wanita.
Kegiatan semakin hidup pada sesi tanya jawab. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah komitmen dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) yang menyatakan siap membuka peluang seluas-luasnya untuk membantu dan membina sekolah-sekolah dalam penyelenggaraan SSK.
Melalui kegiatan pengimbasan ini, SMP Negeri 1 Wadaslintang berharap semakin banyak sekolah di wilayah Kecamatan Wadaslintang, Kaliwiro, dan Sapuran yang terdorong untuk mengembangkan program SSK secara mandiri dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya bersama membangun kesadaran kependudukan sejak usia sekolah. Acara ditutup dengan penuh semangat kebersamaan, diiringi harapan agar praktik baik yang telah dibagikan dapat segera diterapkan di sekolah masing-masing peserta.