Pelatihan Peer Counselor PIK-REMAJA GESIT SMP Negeri 1 Wadaslintang: Mewujudkan Remaja Inspiratif, Peduli, dan Berempati

Featured blog image
Kegiatan 15 July 2026

Pelatihan Peer Counselor PIK-REMAJA GESIT SMP Negeri 1 Wadaslintang: Mewujudkan Remaja Inspiratif, Peduli, dan Berempati

Author

ADMINISTRATOR

Editor

Wadaslintang, 15 Juli 2026 – SMP Negeri 1 Wadaslintang menyelenggarakan Pelatihan Peer Counselor PIK-Remaja GESIT SMP Negeri 1 Wadaslintang pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Laboratorium IPA ini diikuti oleh 30 anggota PIK-R GESIT dan bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo.

Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan sebagai pendidik sebaya (peer educator) dan konselor sebaya (peer counselor) agar mampu menjadi teman yang peduli, pendengar yang baik, serta sumber informasi yang benar bagi sesama remaja.

Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Wadaslintang, Wiyoga Surya Gunadi, M.Pd.Si., menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi remaja saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, mengambil keputusan yang tepat, serta menjadi teladan dan penggerak perubahan positif di lingkungan sekolah.

"Remaja masa kini harus mampu memilih jalan yang benar, mengambil keputusan secara bijaksana, serta menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya. Melalui PIK-R, kalian diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu memberikan pengaruh positif di sekolah maupun masyarakat," pesan Kepala Sekolah.

Materi pertama disampaikan oleh Suprapti, S.E. mengenai ‘Kebijakan Pembentukan PIK-R Jalur Pendidikan’. Beliau menjelaskan bahwa pembentukan PIK-R dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi remaja saat ini, seperti meningkatnya masalah kesehatan mental, paparan konten dewasa melalui media sosial, ketidakpastian masa depan, hingga semakin lemahnya hubungan sosial antar remaja.

Melalui PIK-R, sekolah menyediakan wadah bagi peserta didik untuk memperoleh informasi yang benar mengenai kesehatan remaja, kehidupan berkeluarga, serta pengembangan karakter. Selain itu, PIK-R juga berfungsi memberikan layanan konseling dasar sehingga remaja memiliki tempat yang aman untuk berbagi dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

Materi kedua disampaikan oleh Farah Fauziah, S.Kom., M.AP. tentang Penguatan PIK Remaja Melalui Pendidik dan Konselor Sebaya. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pendidik sebaya merupakan remaja yang dipilih dan dibekali kemampuan untuk memberikan informasi, edukasi, serta penyuluhan kepada teman-temannya mengenai berbagai isu ketahanan remaja.

Sementara itu, konselor sebaya adalah remaja yang telah mendapatkan pelatihan konseling dasar sehingga memiliki kemampuan mendengarkan secara aktif, menunjukkan empati, menjaga kerahasiaan, serta membantu teman sebaya menemukan solusi terhadap masalah yang dihadapi. Konselor sebaya bukan bertugas menyelesaikan seluruh permasalahan, melainkan menjadi pendamping awal yang siap memberikan dukungan dan mengarahkan teman kepada guru BK atau pihak yang lebih berkompeten apabila diperlukan.

Selama pelatihan, peserta juga diajak berdiskusi mengenai karakter seorang konselor sebaya yang baik, teknik komunikasi yang efektif, pentingnya menjaga kerahasiaan, membangun rasa percaya, serta menumbuhkan empati dalam mendampingi teman sebaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota PIK-R GESIT SMP Negeri 1 Wadaslintang semakin siap menjalankan perannya sebagai pelopor, pendidik, dan konselor sebaya yang mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, ramah, serta mendukung tumbuh kembang remaja yang berkarakter.

Semangat kepedulian, empati, dan kolaborasi yang ditanamkan dalam pelatihan ini menjadi bekal penting bagi anggota PIK-Remaja GESIT untuk terus menginspirasi teman-temannya dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan remaja di era digital.*

SMP NEGERI 1 WADASLINTANG

ADMINISTRATOR

Editor