Apresiasi untuk Kepala SMP Negeri 1 Wadaslintang atas Dedikasi dalam Pendidikan Inklusif
Bentuk apresiasi luar biasa diberikan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Wonosobo kepada Kepala SMP Negeri 1 Wadaslintang, Bapak Wiyoga Surya Gunadi, M.Pd.Si, atas dedikasi, komitmen, dan kontribusi nyatanya dalam mendukung serta mengembangkan pendidikan inklusif di Kabupaten Wonosobo.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung dalam acara "Ajang Aku Bisa, Wujudkan Mimpi Tunjukkan Aksi" yang diselenggarakan oleh Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kabupaten Wonosobo di Gedung Sasana Adipura pada hari Rabu, 7 Mei 2025. Acara ini menjadi wadah inspiratif yang menampilkan semangat dan aksi nyata dari para peserta didik berkebutuhan khusus, serta apresiasi terhadap pihak-pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang ramah, setara, dan inklusif.
Dalam sambutannya, perwakilan dari Dinas Dikpora menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan dan motivasi bagi para pemimpin sekolah yang telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap hak pendidikan bagi semua anak, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Kepala SMP Negeri 1 Wadaslintang dinilai berhasil membangun budaya sekolah yang inklusif, memberikan layanan pendidikan yang adil, serta menciptakan ruang belajar yang menghargai perbedaan.
“Kami di SMP Negeri 1 Wadaslintang percaya bahwa setiap anak adalah istimewa. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang menerima, memahami, dan memfasilitasi semua peserta didik untuk berkembang sesuai potensinya masing-masing. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melangkah dalam pelayanan pendidikan yang berkeadilan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ajang “Aku Bisa” tahun ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, namun juga momentum untuk memperkuat jejaring, menyebarluaskan praktik baik, dan menegaskan kembali komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Wonosobo sebagai kabupaten yang inklusif, toleran, dan ramah terhadap keberagaman.
Partisipasi aktif dari berbagai sekolah, komunitas pendidikan, orang tua, dan pegiat disabilitas menjadikan acara ini penuh makna. Penampilan seni dari siswa disabilitas, pameran hasil karya, dan sesi berbagi praktik baik menjadi warna tersendiri yang memperkuat semangat kolaborasi.
Dengan diterimanya penghargaan ini, SMP Negeri 1 Wadaslintang diharapkan dapat terus menjadi model dan inspirasi bagi sekolah lain dalam pelaksanaan pendidikan inklusif, serta menjadikan semangat “Aku Bisa” sebagai komitmen bersama dalam menciptakan pendidikan yang mengangkat setiap anak untuk meraih mimpinya.